Pemprov Papua Selatan Perkuat Penyusunan Raperdasi Penyelenggaraan Pendidikan
Kamis,16 Juli 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi Papua Selatan berupaya memperkuat penyusunan rancangan peraturan daerah provinsi (raperdasi) tentang penyelenggaraan pendidikan didaerah tersebut
Upaya tersebut dilakukan dalam bentuk konsultasi publik raperdasi tersebut di Hotel Halogen Merauke, Kamis (16/7/2026).
Mewakil Gubernur Apolo Safanpo, Asisten III Bidang Adminstrasi Umum Setda Papua Selatan, Alberth Rapami menegaskan pendidikan masuk pelayanan dasar dan prioritas, pendidikan dan kesehatan.
Menurut dia, rancangan peraturan gubernur (pergub) bidang pendidikan ini roh para kepala bidang dalam bentuk program dan kegiatan, lantaran ini payung hukum.
Untuk itu, dinas pendidikan diminta menjabarkan kebijakan gubernur dalam bentuk program dan kegiatan, salah satunya Ra
Raperdasi.
Ia mengatakan, konsultasi publik ini dilakukan untuk menjaring masukan dari seluruh peserta yang hadir, pemikiran dari seluruh stakeholder untuk menyempurnakan Raperdasi ini.
Alberth berharap kepada peserta dan stakeholder yang hadir dalam konsultasi penyelenggara pendidikan ini memberikan masukan dan saran guna perbaikan.
Lanjut dia, para pejabat di dinas pendidikan diharapkan memberikan masukan, dan membaca isi Perda tersebut, lantaran menjadi dasar penyusunan program
"Penyusunan program dan kegiatan tak keluar dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Perdasi lantaran menjadi kewenangan untuk dilakukan,"kata dia.
Setelah perda tersebut jadi, kata dia, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas pendidikan agar membacanya dengan baik,
"Baca kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) apa yang menjadi tugas dan kewenangan, sehingga program yang disusun mengintervensi kewenangan dasar dituntaskan,"tegas Rapami.
Ia menyebut, perlu penetapan Perda untuk yayasan pelopor di Papua Selatan, sehingga bantuan yang diberikan sama rata.
Ia beharap kepada peserta yang dihadir agar membantu substansi raperda ini sehingga menyelesaikan masalah pendidikan yang selalu terjadi dari tahun ke tahun.
"Jangan sampai dana otonomi khusus (otsus) selesai masalah pendidikan tidak selesai-selesai,"tambah Alberth.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Sekda Ferdinandus Sebut PLBN Yetetkun Buka Peluang Ekonomi
Senin, 21 September 2026Merauke -Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun membuka peluang ekonomi.Demikian disampaikannya usai rapat k...
Gubernur Papua Selatan Serahkan Bantuan Internet untuk SD YPK Pachas
Sabtu, 19 September 2026Muting รขยย Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT., menyerahkan bantuan internet VSAT Starlink dan power plan solar cell kepada SD YPK Pachas, Kampung Pachas, Di...
Sekda Ferdinandus Dorong Alumni UGM Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah
Sabtu,19 September 2026Merauke - Sekretas Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mendorong alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta berkontribusi dalam pembangunan di daerah tersebut Demikian d...