Pemprov Gelar Seleksi Manajerial-Sosial Kultural Jabatan Tinggi Pratama
Selasa,19 Mei 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggelar
seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural jabatan tinggi pratama
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan pelaksanaan asesmen ini bukan sekedar tahapan administrasi dan proses pengisian jabatan.
Demikian disampaikannya saat membuka seleksi tersebut di Swissbel-hotel Merauke, Selasa (19/5/2026).
Ia menyebut kegiatan ini merupakan upaya Pemprov Papua Selatan dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas dan berbasis kompetensi.
Sebagai provinsi baru, kata dia, dalam kerangka percepatan pembangunan di tanah Papua, dituntut untuk membangun pondasi pemerintahan yang kuat sejak awal.
"Kita tidak boleh membangun birokrasi dengan pola lama yang mengedepankan kedekatan, pertimbangan obyektif ataupun kepentingan sesaat,"kata dia.
Sekda Ferdinandus mengatakan yang dibangun adalah tata pemerintahan yang bertumpu pada Sistem Merit (Merit System),
Ia menegaskan bahwa Merit System bukan sekedar kewajiban regulasi tetapi merupakan kebutuhan strategis bagi masa depan Papua Selatan
Ferdinandus menyebut, jabatan pimpinan tinggi tidak boleh dipandang sebagai penghargaan, tetapi sebagai amanah dan tanggung jawab besar untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
Menurut dia, tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta penempatan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
"Melalui sistem merit juga kita memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh orang-orang yang memiliki kompetensi, dan kualitas,"ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Papua Selatan tentunya menghadapi tantangan yang tidak ringan, selalu dihadapkan dengan isu pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur dasar, penguatan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat adat dan lainnya.
"Untuk menjawab tantangan-tantangan itu, kita membutuhkan pemimpin birokrasi yang memiliki visi, keberanian dalam mengambil keputusan tentunya,"kata dia.
Ferdinandus menyebut, kemampuan membangun kolaborasi serta kepentingan terhadap kebutuhan masyarakat.
"Saya berharap asesmen ini dibutuhkan untuk menentukan kapasitas diri secara obyektif dan profesional,"ujarnya.
Ia mengatakan, seleksi ini dilaksanakan secara transparan, obyektif, akuntabel dan bebas dari intervensi kepentingan apapun.
Dia menegaskan bahwa Pemprov Papua Selatan tetap berkomitmen menjaga integritas proses seleksi sehingga hasilnya benar-benar melahirkan pejabat yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Namun, kata dia, dalam konteks kekhususan melalui otonomi khusus Papua. Oleh sebab itu, penguatan merit system harus dijalankan secara profesional.
"Orang asli Papua juga harus berkompetisi, jangan kita selalu dianggap sebagai orang yang selalu lemah,"kata dia.
Ia berharap tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional, menjaga independensi serta menjunjung tinggi etika seleksi
"Jabatan boleh diperebutkan secara sehat, tetapi persaudaraan, loyalitas, institusi, pengabdian kepada masyarakat Papua Selatan harus dijaga,"tambah dia.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Panitia Gelar Aksi Bersih Stadion Katalpal
Kamis,6 Agustus 2026Merauke - Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Provinsi Papua Selatan menggelar aksi bersih-bersih di Stadion Katalpal Merauke sebagai bagian dari...
Staf Ahli Gubernur Hadiri Tabligh Akbar dan KKR, Perkuat Persatuan dan Keimanan
Rabu, 5 Agustus 2026Merauke - Mewakili Gubernur Apolo Safanpo, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum,Sucahyo Agung Dwi Ariyanto menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dan Kebaktian Kebangunan...
Kementrans- Pemprov Bahas Penyelesaian Tanah di Muting dan Eligobel
Rabu,5 Agustus 2026Merauke - Dirjen Pembangunan dan Pengembangan kawasan transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementras) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan membahas penyelesaian permasalahan...