Papua Selatan Berupaya Akomodir Pembangunan Fisik dan Non Fisik
Kamis, 23 April 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi Papua Selatan bakal berupaya mengakomodir program- program kegiatan pembangunan didaerah tersebut
Baik pembangunan fisik maupun non fisik dalam APBD berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui wakilnya di Dewan Perwakilan Rakyat.
Demikian disampaikan Gubernur Apolo Safanpo disela-sela rapat koordinasi TAPD dengan DPRP Papua Selatan di Salor, Kamis (23/4/2026).
Namun, lanjut dia, semuanya belum bisa terakomodir karena keterbatasan anggaran yang dialami. Semisal di Dinas Pekerjaan Umum di Bina Marga, tahun ini hanya tiga kegiatan.
"Tidak seperti 2024 yang bisa leluasa 20 kegiatan,namun prinsipnya pokok-pokok pikiran anggota dewan disampaikan terkait pembangunan fisik dan non fisik mungkin bisa diusahakan,"kata dia.
Ia meminta Sekda Ferdinandus Kainakaimu agar melihat pokok pikiran dari anggota dewan dan didistribusikan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai kewenangannya masing-masing.
"Kalau pokok pikiran itu terkait pertanian ya bisa diakomodir di Dinas Pertanian, kalau pokok pikiran itu berkaitan dengan kesehatan bisa dihasilkan di Dinas Kesehatan, demikian seterusnya," ujarnya.
Apolo mengatakan, pada prinsipnya akan menindaklanjuti apa yang sudah disepakati. Lantaran keterbatasan anggaran yang dialami sehingga belum bisa semuanya, tetapi mungkin bisa bergantian mana yang didahulukan mana yang kemudian.
Selanjutnya, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Provinsi Papua Selatan tahun 2025 sudah diselesaikan dan dimasukan ke DPRP Papua Selatan untuk ditinjau dan dipertimbangkan.
"Namun kami menyesuaikan dengan jadwal pimpinan DPRP Papua Selatan, apabila sudah ada jadwal pembahasan bersama, pemprov siap untuk mengikuti jadwal yang ditetapkan,"kata dia.
Ia menyebut, rencana perubahan APBD kalau bisa lebih cepat dari tahun lalu, itu lebih baik. Salah satu syarat yang biasanya diminta oleh kementerian adalah RAP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang pemeriksaan terperinci.
"Jika BPK sudah menyelesaikan pemeriksaan terperinci maka satu Minggu setelah penandatanganan berita acara dan RAP maka sudah bisa diusulkan untuk APBD perubahan,"tambah dia.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hadiri Bazar Murah, Wagub Paskalis Imadawa Apresiasi TNI
Selasa, 22 September 2026Merauke- Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa mengapresiasi aparat TNI yang menggelar bazar murah Bazar murah tersebut dilakukan dalam rangka HUT TNI ke-81 di Masjid...
Sekda Ferdinandus Sebut PLBN Yetetkun Buka Peluang Ekonomi
Senin, 21 September 2026Merauke -Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun membuka peluang ekonomi.Demikian disampaikannya usai rapat k...
Gubernur Papua Selatan Serahkan Bantuan Internet untuk SD YPK Pachas
Sabtu, 19 September 2026Muting รขยย Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT., menyerahkan bantuan internet VSAT Starlink dan power plan solar cell kepada SD YPK Pachas, Kampung Pachas, Di...