Gubernur: Dunia Usaha Bantu Pemerintah-Masyarakat Gerakan Roda Perekonomian
Senin,18 Mei 2026
Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menyebut dunia usaha sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menggerakan roda perekonomian
Demikian disampaikannya disela-sela sambutan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah serta Forum Bisnis Daerah (Diklatda Forbisda) yang digelar oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Selatan di Hotel Halogen Merauke, Senin (18/5/2026).
Apolo menyebut, dunia usaha sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menggerakan roda perekonomian untuk mewujudkan cita-cita nasional yaitu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Ia mengatakan, Papua Selatan adalah wilayah yang sangat kaya akan potensi Sumber Daya Alam (SDA). Pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sangat kaya dan sejahtera sejak orangtua dulu sampai saat ini.
Menurutnya, bidang-bidang ini menjadi unggulan dan andalan di wilayah Papua Selatan. Jika distrukturkan, peluang-peluang usaha menurut para akademisi, saintis dan pelaku usaha minimal tiga sektor.
Pertama sektor produksi, kedua sektor distribusi, dan ketiga sektor marketing (pemasaran-red). Sektor produksi di bidang pertanian yaitu hal-hal apa yang dibutuhkan supaya bisa berproduksi di bidang pertanian.
"Pertama, kita perlu ketersediaan lahan, kalau tidak ada lahan kita tidak bisa usaha pertanian,"kata dia.
Kedua, memerlukan bibit yang hendak digeluti di lahan pertanian. Ketiga, memerlukan bubuk, riset dan alat-alat pertanian. Ketiga, sumber daya manusia (SDM) bidang pertanian.
"Hal-hal itulah yang kita butuhkan untuk bisa berproduksi,kita bisa bisnis di lahannya, bibitnya, insektisidanya, pupuknya, alat mesin pertaniannya, SDM-nya, semua peluang usaha disana,"ujarnya.
Kemudian, lanjut dia, sektor distribusi meliputi sistem transportasi yakni transportasi darat, laut, udara, angkutan sungai, danau dan penyebrangan (ASDP) maupun konektivitas antar moda transportasi termasuk distribusi.
"Itu semua peluang bisnis, kita bisa uraikan satu persatu, semuanya peluang bisnis sampai di market-nya,"kata dia.
Ia mengatakan, menurut para pelaku usaha, ketiga sektor itu harus dibangun secara simultan, berbarengan, tidak bisa salah satunya diabaikan. Jika salah satunya terbaikan maka dua sektor lainnya bakal mati.
"Contohnya, kita punya produksi yang tinggi lalu kita punya retribusi yang baik, semua moda transportasi baik, tapi tidak ada marketnya, maka produksi akan mati,"ujarnya.
Sebaliknya, sistim produksinya baik, marketnya baik tetapi moda tranportasi tidak baik, kedua sistim itu bakal mati juga.
"Jadi, kita harus membangun ketiga sektor tersebut secara bersamaan,"tambah Gubernur Apolo Safanpo.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Pemprov Papua Selatan Ajak HIPMI Libatkan Pengusaha OAP
Senin,18 Mei 2026Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mengajak pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) provinsi setempat melibatkan pengusaha ora...
Gubernur Apolo Dorong Pengusaha Kembangkan Sektor Produksi, Distribusi dan Marketing
Senin,18 Mei 2026Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mendorong pengusaha mengembangkan sektor produksi, distribusi, dan marketing (pemasaran-red)Apolo menyampaikan saat membuka Rapat Kerja...
BPKP Soroti Kenaikan Stunting di Papua Selatan dalam Laporan Pengawasan Semester II 2025
MERAUKE â Bertempat di Swiss-Belhotel Merauke pada Senin, 18 Mei 2026, Kepala Perwakilan BPKP Wilayah Papua, Bapak Muh. As'af, resmi menyerahkan Laporan Hasil Pengawasan Semester II Tahun 2025 kepada...