Jumat, 7 Agustus 2026
Merauke - Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Selatan Tahun 2026 telah memasuki hari ke-9.
Kegiatan yang dimulai pada 28 Juli 2026,sesuai amanat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sudah berlangsung selama kurang lebih 9 hari dan nantinya akan ditutup pada 18 Agustus 2026.
Demikian disampaikan Koordinator Pelatih Paskibraka Provinsi Papua Selatan tahun 2026, Deswy Tatawalat di Merauke, Jumat (7/8/2026).
Deswy menjelaskan bahwa Peserta Diklat Paskibraka diseleksi dari empat kabupaten di Provinsi Papua Selatan, yakni Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.
Awalnya, kata dia, sebanyak 54 peserta dinyatakan lolos seleksi, namun setelah menjalani pemeriksaan kesehatan tahap kedua di tingkat provinsi, dua peserta harus dikembalikan ke daerah asal karena alasan kesehatan.
Dengan demikian, lanjut dia, hingga hari ke-9 pelaksanaan diklat, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 52 orang, terdiri atas 27 putra dan 25 putri.
Menurutnya, formasi pada upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Paskibraka Papua Selatan akan membentuk formasi 81 dengan pita Merah Putih yang didukung pasukan pengawal Paskibraka.
Jajaran pelatih berasal dari seluruh matra di Papua Selatan baik dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Kepolisian, serta didampingi oleh unsur Aparatur Sipil Negara (ASN).
Lantaran Paskibraka yang nantinya bakal dikukuhkan pada 15Â Agustus 2026 akan berkarya di Provinsi Papua Selatan selama kurang lebih satu tahun, saat ada iven pemerintah yang melibatkan Paskibraka akan dilibatkan, pastinya akan diberdayakan.
Panitia berharap seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan dan doa agar seluruh rangkaian diklat berjalan lancar, sehingga para anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dengan baik, penuh disiplin, dan membanggakan Provinsi Papua Selatan.
Keistimewaan lain yang dimiliki Papua Selatan adalah menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus, karena Papua Selatan berada di wilayah paling timur Indonesia dengan perbedaan waktu dua jam lebih awal dari Indonesia Barat dan satu jam lebih awal dari Indonesia Tengah.
Momentum tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para anggota Paskibraka Papua Selatan, karena mereka akan menjadi pengibar Sang Saka Merah Putih pertama di Republik Indonesia pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
"Semoga adik-adik Paskibraka dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya serta mengharumkan nama Provinsi Papua Selatan,"tambah dia.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan