Data Masalah Sosial, Pemprov Papua Selatan Tingkatkan Kapasitas Pengelola SIKS-NG
Rabu,15 April 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi Papua Selatan,melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) provinsi setempat terus meningkatkan kapasitas pengelola Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG)
Kegiatan peningkatan kapasitas SIKS-NG berlangsung sehari di Hotel Corein Merauke, Rabu (15/4/2026). Momentum melibatkan peserta dari empat kabupaten dalam cakupan Provinsi Papua Selatan.
Mewakili Gubernur Apolo Safanpo, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno mengatakan kini semua sudah masuk era digital sehingga semua sudah harus mulai menggunakan sistem digitalisasi.
Bagi dia, kegiatan ini sangat penting karena masalah-masalah sosial di empat kabupaten yang ada di provinsi ini harus didata secara akurat.
Keempat kabupaten dalam cakupan Provinsi Papua Selatan yakni Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Kabupaten Asmat.
Ia mengatakan, peserta yang hadir sudah pasti akan diberikan pemahaman terkait cara bagimana memanfaatkan SIKS-NG agar memiliki data yang betul-betul akurat. Sehingga, data itu bisa menjadi bahan pengambil kebijakan pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun kementerian.
"Karena masalah sosial ini sering terjadi disekitar kita, tetapi kadang-kadang kita tidak tau dan tidak ada datanya,"kata dia.
Menurutnya, manusia merupakan makluk sosial dan di dalamnya terdapat banyak masalah yang dihadapi. Permasalahan sosial sangat banyak, jika tak diinformasikan lebih awal maka suatu saat bakal terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
"Kita harus mencegah masalah-masalah sosial itu dengan memiliki data, sehingga kita bisa antisipasi,"ujar Guritno.
Selain antisipasi, kata dia, bisa juga dilakukan rehabilitasi permasalahan- permasalahan sosial yang ada, karena masalah sosial yang dihadapi adalah manusia dengan manusia lainnya.
Ia berharap peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dari awal sampai akhir sehingga bisa menyerap materi yang disampaikan dengan baik.
Selain itu, kata dia, dapat memberikan masukan dan saran kepada pemerintah pusat dan provinsi agar permasalahan- permasalahan sosial yang terjadi bisa diatasi dengan baik.
Guritno menyebut, kejadian-kejadian sosial hari ini disebabkan oleh permasalahan kecil yang tak diperhatikan. Ia menegaskan bahwa kejadian sosial saat ini harus didata agar supaya dimasa mendatang tak ada lagi permasalahan yang sama.
Ia menambahkan,pendataan data yang dilakukan harus selalu di-update agar tetap akurat, dan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, sehingga benar-benar akurat dan bisa diambil oleh pemerintah untuk membuat suatu kebijakan guna kepentingan masyarakat.
Pantauan,setelah menyampaikan sambutan, Agustinus Joko Guritno mewakili Gubernur Apolo Safanpo membuka kegiatan peningkatan kapasitas pengelola Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation
secara resmi dengan menabuh tifa.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Hadiri Bazar Murah, Wagub Paskalis Imadawa Apresiasi TNI
Selasa, 22 September 2026Merauke- Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa mengapresiasi aparat TNI yang menggelar bazar murah Bazar murah tersebut dilakukan dalam rangka HUT TNI ke-81 di Masjid...
Sekda Ferdinandus Sebut PLBN Yetetkun Buka Peluang Ekonomi
Senin, 21 September 2026Merauke -Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun membuka peluang ekonomi.Demikian disampaikannya usai rapat k...
Gubernur Papua Selatan Serahkan Bantuan Internet untuk SD YPK Pachas
Sabtu, 19 September 2026Muting รขยย Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT., menyerahkan bantuan internet VSAT Starlink dan power plan solar cell kepada SD YPK Pachas, Kampung Pachas, Di...